3 Jenis Katun Murni untuk Produksi Kaos yang Kreatif

Sering membeli kaos katun buat pakaian sehari-hari? Tentu pilihan Anda sangat beralasan. Selain nyaman dipakai, jenis kaos katun disukai lantaran manfaat lain. Nah, barangkali wawasan berikut menarik bagi Anda.

Dalam dunia konveksi, kain katunmemang sangat diandalkan. Pakaian katun kerap diincar lantaran bahan adem dan serap keringat. Sesuaiminatitulah kaos katun polos maupun printing diproduksi. Dari tawaran model simple casual, hingga berlabel premium clothing.

Tak heran omzet bisnis kaos katun ini bisa ratusan juta. Sebagian besar pengusaha mudaberhasil memanfaatkan katun sebagai modal awal mereka. Nah, lantas bagaimanadengan Anda?Tertarik menjajal peluang usaha kaos kreatif? Atau sebatas menjadi pemakai setia untuk produkpakaian katun?

Apapun pilihan Anda tak ada salahnya mengupas informasi soal perkatunan. Terutama berbagai jenis kain kaos katun terlaris di pasaran konveksi. Bisa jadi info ini sangat bermanfaat sebagai referensi memilahpakaian. Atau ketika nanti Anda termotivasiuntuk menjajal bisnis kaos berbahan katun.

Sifat Alami Kain Katun

Sepintas sejarah, pada masa 5.000 SM para penjahit India mulai mengenal manfaat kain alami. Katun dipintal dan ditenun dari serat kapas untuk membuat pakaian tradisional. Berlanjut selama Revolusi Industri melanda Inggris. Sejumlah mesin industri mulai digunakan secara massal.

Kini sekitar 27 ton tanaman kapas diolah menjadi bahan baku katun bagi seluruh dunia. Inilah mengapa benang katun sangat lembut bagi aneka produk jahit dan rajut. Pakaian bersifatanti-gerahdi kulit, tahan lama, serta fleksibel. Namun tetap perlu dirawat secara khusus agar tetap awet.

Semisal pencucian sebaiknya dikucek perlahan memakai tangan atau sikat halus. Ketika menjemur posisikan bagian kain terluar berada di dalam (terbalik). Cara ini guna mencegah warna kaos memudar kala terpapar cahaya matahari. Begitupun sewaktu menyetrika pastikan suhu dalam keadaan hangat saja.

Sama halnya menjaga tingkat keawetan bahan katun linen. Seringkali linen digunakan untuk seprai tempat tidur serta handuk mandi. Namun, berbeda dengan kapas, jenis linen dipintal tenun dari serat tanaman rami.

Oleh karena itu, katun linen relatif lebih kuat serta tebal. Permukaan kain juga sangat halus tetapi tampak rapi dan mengkilap. Meski demikian elastisitas linen cukup buruk. Linen gampang mengkerut dan kusut, juga sensitif terhadap bubuk pemutih.

Jadi, apabila dirangkum apa sajakah kelebihan katun kapas dan linen?

  • Non-sintesis, terbuat dari tanaman alami kapas dan rami.
  • Permukaan kain lembut namun memiliki serat pintalan kuat.
  • Penangkal gerah, sanggup menyerap keringat saat musim panas.
  • Sangat ramah bagi kulit sebab tidak memicu reaksi alergi pada beberapa orang.
  • Perawatan produk terutama pakaian harus memperhatikan proses pencucian, pengeringan, hingga cara penyimpanan.

Maka demi memenuhi seluruh kriteria positif tersebut, produksi katun tetap berpegang pada kriteria bahan terbaik. Sebagai contoh serat kapas Amerika Serikat (AS) terkenal berkualitas tinggi. Proses pengolahan ditunjang inovasi teknologi, mulai dari cara pemetikan memakai mesin khusus, sehingga bebas masalah kontaminasi.

Namun tidak juga semua kapas diproduksi memakai mesin berat. Seperti kapas organik yang selalu dipetik menggunakan tangan. Dengan cara manual bisa dipastikan tidak ada kerusakan serat selama panen berlangsung.

Di Indonesia sendiri sebagian besar industri tekstil masih menerima impor kapas katun dari Cotton Amerika. Hal ini dikarenakan kelembutan serat dan proporsi warna berkualitas. Sangat mendukung usaha kaos katun oleh industri kecil dan menengah. Termasuk bagi pabrikan berskala nasional.

Jenis Katun Kaos Distro

Terdapat bermacam-macam bahan katun sesuai keperluan kita sebagai pengguna barang konveksi. Sebut saja Katun Jepang, Katun Toyobo, Katun Ima Royal Platinum, Katun Paris, Katun Madinah, dan masih beragam lagi.

Sedangkan pada daftar berikut kita lebih spesifik mengenali bahan katun pada model kaos distro.  Mengapa? Lantaran elemen visual kaos ini seakan identik dengan gaya muda milenial. Aplikasi design premium unik melekat pada bahan katun dingin bertekstur fleksibel. Produk distro kreatif ini menjadi target belanja terlaris di sejumlah outlet fashion terkenal.

Siapapun dapat mengambil peluang berkreasi merancang dan mencetak design kaos distro. Sedikit lagi perluas wawasan bahan utama tentang bahan katun populer. Disini spesifik untuk modal pembuatan kaos distro kreatif sesuai minat dan selera kekinian.

Biasanya katun yang dipakai berjenis Combed dan Carded. Berikut spesifikasi kedua bahan kaos distro ini.

  1. Cotton Combed

Kaos combed sangat disukai karena memenuhi kriteria katun favorit. Produk combed sangat umum dipasarkan melalui distro ataupun clothing line. Termasuk sejumlah brand konveksi ternama di Indonesia.

Cotton combed disebut miliki banyak kelebihan. Seperti pengolahan serat benang kapas lembut agar tidak berbulu. Pemilahan bulu-bulu sisa kapas disebut combing. Bertujuan agar nanti dapat diperoleh kehalusan sempurna.

Kaos combed mencirikan karakter katun sebagai pendingin kulit, serta penahan keringat. Namun karakter paling umum terkait angka ketebalan Cotton Combed. Secara umum paling sering disediakan combed 20s (tebal), 24s (sedang), 30s (tipis), 40s (paling tipis).

Deretan angka ini berkaitan gramasi kerapatan benang. Nilai gramasi berpengaruh seberapa ketebalan atau ketipisan kaos katun. Semakin tinggi setting angka tersebut, bentukan kain teraba lemas dan tipis, contoh pada cotton combed 30s. Sedangkan cotton combed 20s justru berukuran paling tebal.

Namun tak jarang disediakan combed 28s, 32s, 40s, dan seterusnya. Sangat bergantung selera permintaan konsumen. Mulai dari ketebalan model kaos polos sampai pencetakan kaos bermotif dengan sablon gambar visual.

Jadi, pembeli pakaian tinggal memilih manakah cotton combed ternyaman dan paling diminati. Baik itu secara bahan maupun design kreatifnya.

  1. Katun Carded

Kualitas katun carded menjadi KW1 dari katun combed. Namun carded tidak melalui proses combing atau penyisiran bulu halus. Alhasil tekstur bahan katun rajut menjadi kurang halus dan kurang merata. Meski demikian soal harga relatif lebih murah daripada katun combed eksklusif. Jangan khawatir, perkara kenyamanan bahan, katun carded tidaklah beda jauh dengan combed.

  1. Katun Bambu

Bahan katun bambu berkualitas premium eksklusif. Kelas ini berasal dari perpaduan kapas halus bersama serat bambu pilihan. Oleh karena itu, kaos katun bambu juga bersifat anti-jamur dan anti-bakteri, tidak mudah berbau, bahkan sanggup menahan efek sinar ultraviolet.

Katun Murni atau Campuran

Demikian tadi beberapa jenis sifat katun murni sebagai bahan utama kaos distro. Termasuk juga berbagai produk clothing favorit Anda.

Tentu masih ada beragam lagi yang dapat Anda kenali. Salah satunya kain TC atau Tetteron Cotton. Meski demikian jenis TC adalah perpaduan antara katun 35% dengan kain polyester 65%. Walau dikenakan standard harga murah tetapi kenyamanan TC kurang maksimal.

Dikarenakan hal-hal itulah, jika memiliki budget untuk membeli jadi, ataupun memproduksi sendiri kaos katun, disarankan memilih dari ketiga referensi di atas. Apakah tertarik pada katun combed, katun carded, atau sanggup berbelanja katun bambu yang paling eksklusif. Semoga informasi 3 Jenis Katun Murni untuk Produksi Kaos yang Kreatif ini bermanfaat bagi Anda.

×

Powered by WhatsApp Chat

× 𝗛𝘂𝗯𝘂𝗻𝗴𝗶 𝗞𝗮𝗺𝗶.