Jenis Sablon Yang Tidak Mudah Rusak Saat Diaplikasikan Pada Kaos

Peminat kaos sablon tidak pernah sepi. Pengguna kaos sablon bukan hanya muda-mudi. Pakaian ini bahkan sering dipesan oleh perusahaan untuk acara. Ini karena pakaian memiliki kesan yang santai dan kasual. Sehingga cocok dikenakan untuk kostum yang seragam.

Harga yang ditawarkan juga cukup bervariasi. Tergantung dari kualitas kaos, desain dan jenis sablon yang digunakan. Rata-rata harganya masih tergolong ramah di kantong. Sehingga tak khawatir saat memesan dalam jumlah banyak.

Pentingnya Memilih Sablon Yang Cocok Untuk Kaos

Karena banyak peminat, kesempatan ini dijadikan sebagai ladang bisnis. Memilih sablon yang baik diperlukan oleh pengusaha dan pembeli. Mengingat, desain sablon dapat menunjukkan ciri khas dan ekspresi dari pemakainya.

Setiap jenis sablon memiliki karakter masing-masing. Hal tersebut terlihat saat menempel pada bahan. Ketidakcocokan membuat hasil sablon jelek. Sehingga harus berhati-hati saat memilih.

Warna sablon juga dapat mempengaruhi tampilan kaos. Karena tintanya akan berefek pada warna dasar kaos. Apabila kurang tepat dalam mengaplikasikan, hasilnya menjadi kurang maksimal.

Jenis Sablon Yang Dapat Diaplikasikan Pada Kaos

Membuka usaha kaos sablon custom cukup mudah. Dengan syarat, mengerti karakter dari tinta sablon yang digunakan. Karena tiap tinta sablon berpengaruh terhadap hasil akhir. Mengenal karakter sablon dapat membantu pembeli yang ragu.

Anda bisa memberi informasi kepada pembeli tentang tinta yang cocok. Sehingga tidak hanya menawarkan kualitas, tapi juga menyediakan konsultasi ringan. Berikut ini jenis sablon yang bisa diaplikasikan pada kaos.

            Sablon merupakan salah satu faktor penting dalam produksi kaos. Karena sablon dapat menghadirkan tampilan yang menarik. Jenis sablon yang awet menjadi pertimbangan untuk memilih.

  • Sablon Manual

Sablon manual diproses menggunakan layar atau screen. Layar yang digunakan memiliki perbedaan pada ketebalan, bentuk dan ukuran. Pewarnaan sablon masih dilakukan secara manual. Akan tetapi, hasil penyablonan tergolong berkualitas. Teknik sablon manual dilakukan pada beberapa jenis, berikut ini.

  • Sablon Plastisol

Jika menginginkan warna sablon yang cerah, bisa memilih plastisol. Sablon ini memiliki beragam pilihan warna. Sehingga dapat disesuaikan dengan warna dasar kaos. Bahkan plastisol sudah dijadikan standar internasional.

Sablon plastisol terbuat dari PVC atau tinta minyak. Sehingga daya rekatnya cukup kuat. Sebuah pilihan terbaik untuk membentuk pola raster kecil dan dot. Harga yang ditawarkan memang lebih mahal. Tapi sebanding dengan kualitas yang diberikan.

  • Sablon High Density

Gabungan sablon transparan dan plastisol akan membentuk sablon high density. Kedua tinta sablon tersebut akan ditimpa atasnya. Sehingga membentuk efek timbul pada permukaan kaos. Hasil akhir sablon ini terbilang cukup awet dan tidak mudah rusak.

  • Sablon Rubber

Tinta sablon ini bersifat elastis. Sehingga istilah yang terkenal di pasaran adalah sablon karet. Pada bahan kaos, sablon rubber dapat menempel dengan baik. Kepekatan tinta dinilai cukup baik. Menyebabkan sesuai untuk kaos berwarna dasar gelap.

Sablon ini bisa digunakan sebagai penyablonan dasar. Teknik ini biasa diterapkan sebelum mengaplikasikan sablon lain. Kekuatan sablon ini cukup tinggi. Bahkan tidak mengenal panas dan bisa disetrika. Maka dari itu dapat bertahan sangat lama.

  • Sablon Superwhite

Sablon superwhite sering dijadikan pilihan utama dalam industri konveksi. Sifat dasar tinta yang menembus kain begitu digemari. Tintanya cukup berbeda dari jenis lain karena lebih transparan.

Terdapat dua pilihan warna tinta, yaitu colour dan white. Fungsi maksimal sablon ini tidak hanya pada kaos berwarna cerah. Tinta sablon juga sangat baik diterapkan pada kaos berwarna gelap.

  • Sablon Discharge

Jenis sablon ini dapat menyatu dengan bahan kaos. Tinta sablon dapat meresap hingga ke dalam kain. Sehingga akan mengubah warna benang kaos. Maka dari itu, sablon discharge terbilang tahan lama.

Untuk mengaplikasikan sablon ini memerlukan bahan yang tepat. Karena memang tidak sesuai pada beberapa jenis bahan. Perlu digarisbawahi, kualitas warna sablon dapat menurun. Sehingga warna yang menyatu dengan kaos akan memudar.

  • Sablon Pigmen

Sebenarnya, nama sablon ini sudah menurun. Karena muncul jenis baru yang tak kalah bagus. Hasilnya terlihat baik saat diaplikasikan pada kaos berwarna terang. Sifat tinta sablon cenderung kaku, tapi mudah menyerap ke dalam kain. Harga yang ditawarkan tidak membuat kantong jebol.

  • Sablon Flocking

Sablon flocking identik dengan bulu. Karena sablon ini menimbulkan efek bulu-bulu pada permukaan kaos. Contohnya seperti bulu halus pada kain beludru. Uniknya, sablon ini tidak menggunakan tinta seperti yang lain. Bubuk pewarna menjadi bahan penyablonan ini.

  • Sablon Glow In The Dark

Tak kalah unik, sablon glow in the dark menghasilkan kesan tersendiri. Hasil sablonannya dapat menyala pada tempat gelap. Sehingga pola desain dapat terlihat menarik dan indah.

Bahan utama tinta yang digunakan adalah fosfor. Harga yang ditawarkan biasanya lebih mahal dari sablon manual lain. Tingkat keawetannya cukup tinggi. Sehingga bisa dikatakan sebagai salah satu sablon terbaik.

  • Sablon Foil

Material yang digunakan untuk membentuk sablon ini adalah lapisan kertas logam. Hasil akhirnya, pola desain memiliki efek perak atau emas. Jenis ini dapat dipertimbangkan jika ingin hasil sablon mengkilat.

  • Sablon Foam

Sablon foam juga sering disebut dengan puff. Sama seperti high density, jenis sablon ini memberikan efek timbul. Permukaan sablon sangat lembut seperti busa. Sangat cocok diaplikasikan pada semua jenis bahan katun.

  • Sablon Digital

Ada juga penyablonan dengan teknik digital. Cara ini lebih praktis dan cepat. Sehingga menyingkat waktu pengerjaan. Pembeli akan mendapatkan pesanan lebih cepat dari biasanya. Pilihan tinta untuk jenis sablon digital, antara lain:

  • Sablon Transfer Paper

Proses penyablonan transfer paper memerlukan kertas khusus. Kertas ini berfungsi untuk mencetak gambar sebelum diaplikasikan pada kain. Pencetakan dilakukan menggunakan printer yang berisi art paper, tinta sublime, pigmen dan toner.

Selanjutnya, kertas akan ditempel diatas permukaan kaos. Agar menyatu, kertas ditekan dengan sebuah alat. Sehingga gambar yang ada di kertas akan berpindah ke kaos.

  • Sablon Polyflex

Jenis sablon ini dapat diaplikasikan pada kain katun hingga polyester. Tintanya dapat menciptakan warna yang padat. Hasil bentukan sablon ini terlihat pada kaos jersey. Tepatnya untuk membuat nomor pada kaos sepak bola.

  • Sablon Direct To Garment (DTG)

Teknik digital sablon jenis DTG sering ditemui dalam dunia konveksi. Bisa dibilang, telah menjadi favorit. Kaos dengan teknik DTG bahkan banyak ditemui di pasaran.

Dalam prosesnya, penyablonan DTG menggunakan printer. Cara kerjanya sama seperti mencetak kertas. Sehingga hasilnya sangat jelas dan mendetail. Menariknya, tak ada batasan warna dasar pada kaos. Anda bisa mencetak kaos warna apapun.

Bahan kaos dapat mempengaruhi tampilan tinta sablon. Pemilihan jenis sablon yang tepat dapat menghasilkan kaos yang awet. Semoga artikel kali ini bermanfaat untuk mengetahui jenis sablon yang akan diaplikasikan pada kaos anda.

× 𝗛𝘂𝗯𝘂𝗻𝗴𝗶 𝗞𝗮𝗺𝗶.